Cari Blog Ini

Memuat...

Selasa, 27 November 2012

Domain Gratis .Com .Org .Biz .Net .Info .Name

Cara mendapatkan domain gratis. Sebelumnya, alangkah baiknya jika kalian membuat 1 buah VCC di entropay. VCC ini digunakan untuk mendapatkan domain gratis tersebut.

Cara Mendapatkan VCC Gratis Di Entropay
Step:
  1. Buka Website Entropay di Entropay.com
  2. Klik Sign Up .
  3. Isi data datamu dengan lengkap [isi password dengan huruf besar, kecil, symbol ex: Ides_9]
  4. Jika sudah Valid Semua klik “Next”
  5. Langkah selanjutnya yaitu memilih antara 2 pilihan [pilih yang "pay by bank transfer"] Pilih other bank dan tulis bank syariah dan Klik “Next” .
  6. Kalau sudah di-ikuti semuanya kita akan dikirimi Email dari Entropay untuk mengisikan kode aktivasi dan harus di-isikan ke kotak yang ada di halaman tersebut .
  7. Jika sudah disana kita disuruh menentukan batasnya [disuruh isi antara 20.00 sampai 2000.00, isikan saja terserah anda] .
  8. Langkah berikutnya yaitu tinggal klik Submit Submit saja.

Selamat Anda Sudah Mendapatkan 1 Buah VCC. Selanjutnya saya akan menjelaskan cara mendapatkan domain gratis. Langsung aja..


Cara mendapatkan Domain Gratis
Step:


  1. Pergi ke WisconsinGetOnline.Com
  2. Jika kalian sudah ada dihalaman silahkan Klik tombol merah yang bertuliskan “Get Your Free Website”
  3. Dan langkah berikutnya adalah kalian harus Sign Up di Intuit.Com [isi data-data kalian dengan lengkap] dan setelah itu kalian tinggal next dan next sampai anda melihat pilihan “Choose a Domain [blablba] your website” trus klik link tersebut .
  4. Setelah itu pilih Domain kalian deh . Jika sudah tekan tombol “next”
  5. Jika sudah kalian akan disuruh mengisi Form info kalian . [kalo kesulitan cari aja infonya di fakenamegenerator.com]
  6. Kalau sudah di isi dan Sukses kalian akan di Redirect ke halaman Privacy . Nah di situ kita jangan centang “Add Privacy” tetapi langsung saja klik “Next”[jika dicentang akan menghasilkan saldo 1$]
  7. Langkah selanjutnya yaitu centang “I Agree” dan klik Submit .
  8. Disana akan muncul sebuah Pop up , disana kita akan disuruh masukan kartu kredit. Masukan VCC yang barusan tadi kita buat di Entropay. Kemudian Klik Purchase.
  9. Jika Sudah Berhasil kita diharapkan menunggu sekitar 24 Jam .
Sekarang saya anggap anda telah menunggu 24 jam dan sekarang tinggal me-setting domain ke blog anda. Di sini saya menggunakan blogspot. Langsung aja..

Cara Setting Domain Ke Blogspot
Step:


  1. Silahkan Login ke https://websites.intuit.com dengan username dan password yang sudah anda daftarkan.
  2. Setelah itu, masuk ke Halaman Domains Manager, Klik Edit  Maka akan Muncul DNS Editor Pada Form A Records.
  3. Tambahkan menjadi 4 Form dengan cara Klik  Add a New A Record.
  4. Pada Kolom HOST jadikan  "@" semua, dan Isilah Points To sebagai berikut: [216.239.32.21 | 216.239.34.21 | 216.239.36.21 | 216.239.38.21] (Atur Sesuai Urutannya)
  5. Ubah pada Kolom CNAMES menjadi isi Host  "www", dan isi  POINTS To dengan : "ghs.google.com"
  6. Selanjutnya Masuk Ke Blogspot Anda.
  7. klik Setelan > Penerbitan > Beralih kestelan lanjut > isi alamat domain anda yang baru di kotak yang telah di sediakan > Isilah verifikasi kata yang ada.
  8. Klik Simpan Setelan.
Selamat anda mendapatkan Domain gratis untuk ^_^. Share Artikel ini ke teman temanmu ya.
Terima Kasih.
NB : VCC nya tidak bisa untuk memverifikasi akun Paypal

Minggu, 25 November 2012

Analisis Sistem Informasi BAB II



BAB II
LANDASAN TEORI

Pada bab ini penulis akan mengemukakan beberapa teori yang berkaitan dengan sistem yang akan di angkat dalam penulisan Tugas Metodologi ini.
2.1.    Sistem Informasi
Sistem adalah sekumpulan objek dan menghubungkan objek itu dengan atributnya atu dengan kata lain, sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari sejumlah bagian-bagian, atribut dari bagian dan hubungan antara bagian dengan atribut.( Menurut Pilecki;).
Menurut Gordon B. Davis, informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Menurut Gelinas,Pram, Dan Wiggins(1990), ”Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang di buat untuk mnghimpun, menyimpan, dan mengelola data serta mnyediakan informasi keluaran kepada para pemakai”.
2.2.    Java
Java adalah salah satu bahasa pemprogrman komputer, bahasa pemrograman java adalah bahasa program berorientasi objek (PBO). Java bersifat netral, tidak bergantung pada suatu plarform, dan mengikuti prinsip WORA (Write, Once, and Run Anywhere).
Pemprograman Java diplopori oleh James Gosling, Pactrick naughton, Chris WARTH, Ed Frank dan Make Sheridan dan Sun Microsystem, Inc, pada tahun 1991, ketika perusahan tersebut memulai Green Project (Proyek Penelitian membuat bahasa yang digunakan pada chip-chip embedded untuk device intelligint costumer electronic). Mereka membutuhkan waktu kurang lebih 18 bulan untuk membuat versi pertamanya.
Kelebihan Java yang pertama tentu saja multiplatform. Java dapat dijalankan dalam beberapa platform komputer dan sistem operasi yang berbeda. Yang kedua adalah OOP atau Object Oriented Programming. Java memiliki library yang lengkap. Library disini adalah sebuah kumpulan dari program yang disertakan dalam Java. Hal ini akan memudahkan pemrograman menjadi lebih mudah. Kelengkapan library semakin beragam jika ditambah dengan karya komunitas Java.
Kekurangan adalah penggunaan memori yang cukup banyak, lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi sebelum generasi Java.
Salah satu aplikasi yang berbasis java adalah Netbeans, NetBeans merupakan sebuah proyek kode terbuka yang sukses dengan pengguna yang sangat luas, komunitas yang terus tumbuh, dan memiliki hampir 100 mitra (dan terus bertambah). Sun Microsystems mendirikan proyek kode terbuka NetBeans pada bulan Juni 2000 dan terus menjadi sponsor utama.
2.3.    Pengolahan Database
2.3.1.   Sekilas Database
Database adalah sekumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer   secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
2.3.2.   XAMPP
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. XAMPP adalah kepanjangan yang masing-masing hurufnya adalah :
a.       X : Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi,seperti Windows, Linux, Mac OS, dan juga Solaris.
b.      A : Apache, merupakan aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat web. jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan,maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan
c.       M : MySQL, merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language. SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengolah database. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada dalam database.
d.      P : PHP, bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. Sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQl. namun PHP juga mendukung sistem manajement database Oracle, Microsoft Access, Interbase, d-base, PostgreSQL, dan sebagainya.
e.       P : Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1.
2.3.3.   My SQL
MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source terpopuler di dunia. Berdasarkan riset dinyatakan bahwa bahwa di platform Web, dan baik untuk kategori open source maupun umum, MySQL adalah database yang paling banyak dipakai. Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah terpasang di sekitar 3 juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs mengandalkan MySQL bekerja siang malam memompa data bagi para pengunjungnya.
Keunggulan MySQL
1.             Penyebab utama MySQL begitu popular di kalangan Web adalah karena ia memang cocok bekerja di lingkungan tersebut. Pertama, MySQL tersedia di berbagai platform Linux dan berbagai varian Unix. Sesuatu yang tidak dimiliki Access, misalnya padahal Access amat popular di platform Windows. Banyak server Web berbasiskan Unix, ini menjadikan Access otomatis tidak dapat dipakai karena ia pun tidak memiliki kemampuan client-server/networking.
2.             Fitur-fitur yang dimiliki MySQL memang yang biasanya banyak dibutuhkan dalam aplikasi Web. Misalnya, klausa LIMIT SQL-nya, praktis untuk melakukan paging. Atau jenis indeks field FULLTEXT, untuk full text searching. Atau sebutlah kekayaaan fungsi-fungsi builtin-nya, mulai dari memformat dan memanipulasi tanggal, mengolah string, regex, enkripsi dan hashing. Yang terakhir misalnya, praktis untuk melakukan penyimpanan password anggota situs.
3.             MySQL memiliki overhead koneksi yang rendah. Soal kecepatan melakukan transaksi atau kinerja di kondisi load tinggi mungkin bisa diperdebatkan dengan berbagai benchmark berbeda, tapi kalau soal yang satu ini MySQL-lah juaranya. Karakteristik ini membuat MySQL cocok bekerja dengan aplikasi CGI, di mana di setiap request skrip akan melakukan koneksi, mengirimkan satu atau lebih perintah SQL, lalu memutuskan koneksi lagi. Cobalah melakukan hal ini dengan Interbase atau bahkan Oracle. Maka dengan load beberapa request per detik saja server Web / database Anda mungkin akan segera menyerah karena tidak bisa mengimbangi beban ini.
2.4.    DFD (Data Flow Diagram)

2.4.1.   Pengertian DFD

Diagram Alir Data (DAD) atau Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan  DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

 

 

2.4.2.   Latar belakang DAD/DFD

Suatu yang lazim bahwa ketika menggambarkan sebuah sistem kontekstual data flow diagram yang akan pertama kali muncul adalah interaksi antara sistem dan entitas luar. DFD didisain untuk menunjukkan sebuah sistem yang terbagi-bagi menjadi suatu bagian sub-sistem yang lebih kecil adan untuk menggarisbawahi arus data antara kedua hal yang tersebut diatas. Diagram ini lalu “dikembangkan” untuk melihat lebih rinci sehingga dapat terlihat model-model yang terdapat di dalamnya.

2.4.3.   Tujuan DFD

Tujuan DFD adalah :
a.         Memberikan indikasi mengenai bagaimana data ditransformasi pada saat data bergerak melalui sistem
b.        Menggambarkan fungsi-fungsi(dan sub fungsi) yang mentransformasi aliran data
2.4.4       Manfaat DFD
Manfaat DFD adalah :
a.       Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
b.      DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
c.       DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
a.       Terminator / kesatuan luar (External Entity)
Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan membeikan input atau menerima output dari sistem (Jogiyanto, 1989). Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak.

Simbol Notasi terminator/Kesatuan Luar di DFD.
Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, departemen di dalam organisasi, atau perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Terminator dapat juga berupa departemen, divisi atau sistem di luar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan.

b.      Arus data (data flow)

Arus data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir diantara proses (Process), simpanan data (data store) dan kesatuan luar (external entity). Arus data ini menunjukkan arus data yang dapat berupa masukkan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.

Simbol Notasi Arus Data di DFD
Arus Arus data  data dapat dapat berbentuk berbentuk sebagai sebagai berikut berikut : :
1.       Formulir atau dokumen yang  yang digunakan perusahaan
2.       Laporan tercetak yang dihasilkan sistem
3.       Output dilayar  komputer
4.       Masukan untuk komputer
5.       Komunikasi ucapan
6.       Surat atau memo
7.       Data yang dibaca atau direkam di  file
8.       Suatu isian yang  dicatat pada buku agenda
9.       Transmisi data dari suatu komputer ke komputer lain

c.       Proses (process)

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dan hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dilakukan arus data yang akan keluar dari proses. Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol lingkaran atau dengan simbol empat persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul.

Simbol Notasi Proses di DFD
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang proses :
1.     Proses harus memiliki input dan output.
2.     Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data.
3.     Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.

d.      Simpanan data (data store)

Simbol dari Simpanan Data di DFD

Simpanan data (data store) merupakan simpanan dari data yang dapat berupa file atau database di sistem komputer, arsip atau catatan manual, kotak tempat data di meja seseorang, tabel acuan manual, agenda atau buku. Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horizontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya.

2.4.6        Syarat memuat DFD

Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah :

a.         Pemberian nama untuk tiap komponen DFD
b.        Pemberian nomor pada komponen proses
c.         Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat
d.        Penghindaran penggambaran DFD yang rumit
e.         Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika

2.4.7        Tips-tips dalam membuat DFD

Berikut ini tips-tips dalam membuat DFD :
a.       Pilih notasi sehingga proses yang didekomposisi atau tidak didekomposisi dapat dibaca dengan mudah
b.      Nama proses harus terdiri dari kata kerja dan kata benda
c.       Nama yang dipakai untuk proses, data store, dataflow harus konsisten (identitas perlu)
d.      Setiap level harus konsisten aliran datanya dengan level sebelumnya
e.       Usahakan agar external entity pada setiap level konsisten peletakannya
f.       Banyaknya proses  yang disarankan pada setiap level tidak melebihi 7 proses
g.      Dekomposisi berdasarkan kelompok data lebih disarankan (memudahkan aliran data ke storage yang sama)
h.      Nama Proses yang umum hanya untuk prose yang masih akan didekomposisi
i.        Pada Proses yang sudah tidak didekomposisi, nama Proses dan nama Data harus sudah spesifik
j.        Aliran ke storage harus melalui proses, tidak boleh langsung dari external entity
k.      Aliran data untuk Proses Report .. : harus ada aliran keluar. Akan ada aliran masuk jika perlu parameter untuk mengaktifkan report
l.        Aliran data yang tidak ada datastorenya harus diteliti, apakah memang tidak mencerminkan persisten entity (perlu disimpan dalam file/tabel), yaitu kelak hanya akan menjadi variabel dalam program.

2.4.8        Langkah membuat/menggambar DFD

Tidak ada aturan baku untuk menggambarkan DFD. Tapi dari berbagai referensi yang ada, secara garis besar langkah untuk membuat DFD adalah :

a.         Identifikasi Entitas Luar, Input dan Output yaitu Identifikasi terlebih dahulu semua entitas luar, input dan ouput yang terlibat di sistem.

b.      Buat Diagram Konteks (diagram context) yaitu Diagram ini adalah diagram level tertinggi dari DFD yang menggambarkan hubungan sistem dengan lingkungan luarnya.

Caranya :

1.          Tentukan nama sistemnya.
2.          Tentukan batasan sistemnya.
3.          Tentukan terminator apa saja yang ada dalam sistem.
4.          Tentukan apa yang diterima/diberikan external entity dari/ke sistem.
5.          Gambarkan diagram konteks.
c.       Buat Diagram Level Zero (Overview Diagram) yaitu Diagram dekomposisi dari diagram konteks.
Caranya :
1.      Tentukan proses utama yang ada pada sistem.
2.      Tentukan apa yang diberikan/diterima masing-masing proses ke/dari sistem sambil memperhatikan konsep keseimbangan (alur data yang keluar/masuk dari suatu level harus sama dengan alur data yang masuk/keluar pada level berikutnya).
3.      Apabila diperlukan, munculkan data store (master) sebagai sumber maupun tujuan alur data.
4.      Hindari perpotongan arus data
5.      Beri nomor pada proses utama (nomor tidak menunjukkan urutan proses).
d.      Overview Diagram

1.         Buat diagram level satu yaitu Diagram yang merupakan dekomposisi dari diagram level zero.

Caranya :

i.         Tentukan proses yang lebih kecil (sub-proses) dari proses utama yang ada di level zero.
ii.        Tentukan apa yang diberikan/diterima masing-masing sub-proses ke/dari sistem dan perhatikan konsep keseimbangan.
iii.      Apabila diperlukan, munculkan data store (transaksi) sebagai sumber maupun tujuan alur data.
iv.      Hindari perpotongan arus data.
v.       Beri nomor pada masing-masing sub-proses yang menunjukkan dekomposisi dari proses sebelumnya. Contoh : 1.1, 1.2, 2
2.      Level dalam DFD

Umumnya kesalahan dalam pembuatan   DFD adalah :

i.        Proses mempunyai input tetapi tidak menghasilkan output. Kesalahan ini disebut dengan black hole (lubang hitam), karena data masuk ke dalam proses dan lenyap tidak berbekas seperti dimasukkan ke dalam lubang hitam.
ii.      Proses menghasilkan output tetapi tidak pernah menerima input. Kesalahan ini disebut dengan miracle (ajaib), karena ajaib dihasilkan output tanpa pernah menerima input.
iii.    Input yang masuk tidak sesuai dengan kebutuhan proses
iv.    Data Store tidak memiliki keluaran
v.      Data Store tidak memiliki masukan
vi.    Hubungan langsung antar entitas luar
vii.  Masukan langsung entitas data store
viii.Keluaran langsun dari data store ke Entitas  luar
ix.    Hubungan langsung antar data store
x.      Data masukan dan keluaran yang tidak bersesuain dalam data store
2.5.    Flowchat
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.
Simbol-Simbol Flowchat          
1.      Flow Direction symbol
Yaitu simbol yang digunakan untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lain. Simbol ini disebut juga connecting line.
2.      Terminator Symbol
Yaitu simbol untuk permulaan (start) atau akhir (stop) dari suatu kegiatan

3.      Connector Symbol
Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses dalam lembar / halaman yang sama.
4.      Connector Symbol
Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses pada lembar / halaman yang berbeda.

5.      Processing Symbol
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer
6.      Simbol Manual Operation
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukan oleh komputer
7.      Simbol Decision
Simbol pemilihan proses berdasarkan kondisi yang ada.

8.      Simbol Input-Output
Simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya
9.      Simbol Manual Input
Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard


10.  Simbol Preparation
Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage.
11.  Simbol Predefine Proses
Simbol untuk pelaksanaan suatu bagian (sub-program)/prosedure
12.  Simbol Display
Simbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer dan sebagainya.
13.  Simbol disk and On-line Storage
Simbol yang menyatakan input yang berasal dari disk atau disimpan ke disk.
14.  Simbol magnetik tape Unit
Simbol yang menyatakan input berasal dari pita magnetik atau output disimpan ke pita magnetik.
15.  Simbol Punch Card
Simbol yang menyatakan bahwa input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu
16.  Simbol Dokumen
Simbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas.



Cara-cara pembuatan Flowchart
Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan pemrogram lainnya.
Namun secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu;
1.      Input berupa bahan mentah
2.      Proses pengolahan
3.      Output berupa bahan jadi.
Untuk pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu;
·                START: berisi instruksi untuk persiapan perlatan yang diperlukan sebelum menangani  pemecahan masalah.
·                READ: berisi instruksi untuk membaca data dari suatu peralatan input.
·                PROCESS: berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
·                WRITE: berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
·                END: mengakhiri kegiatan pengolahan